MASIGNASUKA101
7899818729900648727

CARA PEMBUATAN KOLOID TERLENGKAP KURIKULUM K13 REVISI | KIMIA

CARA PEMBUATAN KOLOID TERLENGKAP KURIKULUM K13 REVISI | KIMIA
Add Comments
Monday, June 24, 2019
CARA PEMBUATAN KOLOID | KIMIA

CARA PEMBUATAN KOLOID | KIMIA
1. Cara Kondensasi
Pembuatan sistem koloid dengan cara kondensasi dilakukan dengan menggumpalkan
partikel yang sangat kecil (larutan) menjadi partikel koloid. Penggumpalan partikel ini
dapat dilakukan dengan cara berikut.
a. Reaksi Pengendapan
Pembuatan sistem koloid dengan cara ini dilakukan dengan mencampurkan larutan
elektrolit sehingga menghasilkan endapan.
Contoh: AgNO3
+ NaCl → AgCl (s) + NaNO3
b. Reaksi Hidrolisis
Reaksi hidrolisis adalah reaksi suatu zat dengan air. Oleh karena itu, sistem koloid
dapat dibuat dengan mereaksikan suatu zat dengan air.
Contoh: AlCl3 + H2O →Al(OH)3 (s) + HCl
c. Reaksi Redoks
Sistem koloid dapat terbentuk dari hasil reaksi redoks, seperti reaksi pada larutan
emas berikut.
Reaksi: AuCl3 + HCOH →Au + HCl + HCOH
Emas formaldehid
d. Reaksi Pergeseran
Pembuatan koloid dengan reaksi ini dapat diamati pada pembuatan sol As2S3. Pembuatan sol As2
S3 dilakukan dengan cara mengalirkan gas H2
S ke dalam larutan
H3 AsO3 encer pada suhu tertentu. Reaksi: 2H3 AsO3 + 3H2S → 6H2O + As2S3
e. Reaksi Penggantian Pelarut
Pembuatan koloid dengan reaksi ini dapat diamati pada pembuatan gel kalsium
asetat. Pembuatan gel kalsium asetat dapat dilakukan dengan cara menambahkan
alkohol 96% ke dalam larutan kalsium asetat jenuh.
2. Cara Dispersi
Pembuatan sistem koloid dengan cara dispersi dilakukan dengan memperkecil partikel
suspensi yang kasar menjadi partikel koloid yang lebih lembut. Beberapa metode yang
dapat dilakukan pada proses dispersi adalah cara mekanik, cara peptisasi, cara busur
Bredig, dan cara ultrasonik.
a. Cara Mekanik
Pembuatan dengan cara mekanik dilakukan melalui proses penggerusan atau
penggilingan partikel-partikel yang berukuran besar menjadi berukuran koloid (lebih
kecil). Partikel-partikel koloid tersebut kemudian diaduk dalam medium pendispersi
sehingga terbentuk sistem koloid.
Contoh:
1.) Gilingan gumpalan tawas yang dicampurkan ke dalam air akan membentuk
koloid.
2.) Penghalusan karbon dengan penggiling koloid, kemudian didispersikan dalam
air akan membentuk tinta.
3.) Penghalusan belerang bersama gula (1 : 1) pada penggiling koloid, kemudian
dilarutkan dalam air akan membentuk sol belerang.
b. Cara Peptisasi
Pembuatan koloid dengan cara peptisasi dilakukan dengan menambahkan ion-ion
sejenis, sehingga terjadi pemecahan partikel endapan oleh zat kimia.
Contoh:
1.) Sol Fe(OH)3
dipeptisasi oleh FeCl3.
2.) Sol NiS dipeptisasi oleh H2S.
3.) Karet dipeptisasi oleh bensin.
4.) Agar-agar dipeptisasi oleh air.
5.) Endapan Al(OH)3
dipeptisasi oleh AlCl3.
c. Cara Busur Bredia/Bredig
Pembuatan koloid dengan cara busur Bredia/ Bredig dilakukan dengan mencelupkan
2 kawat logam (elektroda) yg dialiri listrik ke dalam air. Kawat logam tersebut akan
membentuk partikel koloid berupa debu di dalam air.
d. Cara Ultrasonik
Pembuatan koloid dengan cara ultrasonik dilakukan dengan menghancurkan
butiran-butiran besar melalui alat ultrasonik (frekuensi > 20.000 Hz).