MASIGNASUKA101
7899818729900648727

Contoh Pidato atau Ceramah Tentang Toleransi Agama | BAHASA INDONESIA

Contoh Pidato atau Ceramah Tentang Toleransi Agama | BAHASA INDONESIA
Add Comments
Monday, March 9, 2020
    Selamat siang,
    Yang terhormat Ibu/Bapak Guru (nama gurunya) sebagai guru bahasa Indonesia, dan Teman-teman yang saya sangat banggakan.

      Pertama, marilah kita bersyukur terhadap kehadiran Tuahan Yang Maha Esa. Karena berkat rahmat beliau kita dapat berkumpul di ruang kelas ini dengan sehat, baik sehat jasmani maupun sehat rohani.

       Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato dengan judul “Pentingnya Toleransi Antar Umat Beragama“. Sebelum saya memasuki materi, saya akan memberikan sedikit pengertian tentang toleransi. Toleransi adalah suatu sikap saling menghormati dan menghargai antar kelompok atau antar individu dalam masyarakat atau dalam lingkup lainnya. Ada berbagai macam toleransi, namun pada kali ini saya akan membahas tentang toleransi antar umat beragama.


        Di Indonesia sudah ada 6 agama yang dianut oleh tiap warga Negara, bahkan pada bulan November Tahun kemarin diresmikan pula penghayat kepercayaan.Tentu saja masing- masing agama maupun penghayat kepercayaan  mempunyai banyak sekali perbedaan. Namun tujuannya tetap sama yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Lantas bagaimana kita tetap saling menghargai dan menghormati dengan latar belakang semua perbedaan? Tentunya sikap bertoleransi perlu diterapkan diantara semua perbedaan. Terutama di dalam perbedaan beragama. Agama maupun kepercayaan adalah suatu hal yang sangat sensitif  di dalam kehidupan pribadi seseorang, karena agama maupun kepercayaan berhubungan langsung dengan sang maha pencipta. Maka dari itu,  kita semua perlu menghargai dan menghormati perbedaan agama maupun kepercayaan, karena pada hakikatnya, semua agama dan kepercayaan mengajarkan kebaikan pada semua umatnya. Tidak ada suatu agama dan kepercayaan yang mengajarkan suatu kejelekan sesama umat manusia.

          Banyak sekali kejadian besar yang mempermasalahkan tentang ajaran suatu agama, kejadian- kejadian ini bahkan tidak di sebabkan  oleh suatu hal yang besar melainkan di picu oleh hal maupun perkataan kecil. Namun, hal- hal kecil ini bisa menjadi masalah besar, bahkan perpecah belahan. Kejadian kejadian ini bisa dijadikan contoh untuk kita semua, agar kita dapat mengontrol perbuatan maupun perkataan, agar tidak menyinggung atau menyakiti perasaan orang lain. Faktanya mengejek, mencemooh ataupun merendahkan perbedaan agama sangat tidak ada faedahnya, bahkan bisa menjadikan masalah besar bagi kita.

          Sudah selayaknya sebagai penganut agama maupun kepercayaan memegang teguh akidahnya masing- masing. Terutama kita sebagai Pelajar yang diharuskan bertoleransi antar siswa, tetapi harus dibarengi dengan suatu prinsip yang adil dan membela kebenaran. Intinya, marilah kita menjadikan keberagaman dan perbedaan menjadi suatu hal yang indah, seperti warna semakin banyak mempesona. Itulah Indonesia yang Pancasila dan ber-Bhinneka Tunggal Ika.

          Sebelum saya akhiri pidato saya saya akan memberiakan sebuah pantun:
KIJANG MATI DI MANGSA SINGA 
SINGA LALU PERGI KE KALI 
BUAT APA MEMBENCI YANG BERBEDA 
HIDUP INDAH DENGAN BERTOLERANSI
Sekian Pidato saya pada kesempatan ini, apabila saya ada salah kata saya mohon maaf dan kepada Tuhan saya mohon ampun. Saya akhiri selamat siang.